Kunjungan Lapangan PSKL Sulawesi Tengah pada KUPS Siti Sundari, KUPS Sapi Perah, KUPS Ratu Talas, Goatzilla Farm, dan KUD Tani Makmur
Kunjungan PSKL ( Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan ) Sulawesi Tengah diawali ke Goatzilla Farm, pada kegiatan kunjungan tersebut dihadiri oleh Bappeda Lumajang, Dinas Pariwisata, PSKL Sulawesi Tengah, Kepala Desa Burno, Ketua LMDH Wonolestari, KUPS Siti Sundari, KUPS Sapi Perah, KUPS Ratu Talas, Goatzilla Farm dan Pengurus KUD Tani Makmur. Pada kunjungan di Goatzilla Farm dilakukan proses memerah susu kambing. Sebelum memerah susu kambing, kondisi kandang, ternak dan tangan harus bersih serta steril agar susu yang dihasilkan tidak terkontaminasi. Bakteri yang ada pada susu kambing dapat berkembang biak 2x lipat setiap 15 menit, sehingga susu yang diperah tidak dapat diminum secara langsung (mentah) setelah dibiarkan dalam jangka waktu 2 jam.
Kunjungan kedua dilakukan di Wana Wisata Siti Sundari dengan dihadiri juga oleh KUPS sapi perah. LMDH Wonolestari sedang dilakukan perbaikan secara internal dan penyesuaian kepengurusan. Wisata siti sundari memiliki beberapa komunitas seperti trail, raja giri, taman bunga dll. Masyarakat burno mayoritas memiliki ternak sapi perah. Sebelumnya, masyarakat sebagai pencari kayu di area hutan wilayah senduro. Kemudian mulai ternak sapi tahun 1980. LMDH Wonolestari memiliki lahan seluas 940 Ha dengan luasan dikerjasamakan 270 Ha. Jumlah ternak di desa Burno setelah adanya PMK sebanyak 1102 ekor yang sebelumnya berkisar di angka 2000 ekor. Kunjungan juga dilakukan di Ratu Talas. Setiap bulannya petani talas mendapatkan 6,7 juta per 1 hektar lahan garapan. Jenis olahan talas berupa rokok talas, kripik talas, brownies dan beberapa produk lainnya. Setiap harinya, total produksi rokok talas mencapai 1000ton per hari. Sedangkan untuk olahan kripik yang digunakan adalah talas yang masih muda. Lokasi kunjungan berikutnya pada KUD Tani Makmur. Susu Sapi yang dihasilkan oleh peternak sapi dari Desa Kandangtepus, Kandangan dan Burno akan disetorkan pada KUD. KUD Tani Makmur bekerjasama dengan Nestle sejak tahun 1980an hingga kini. Jumlah susu yang disetorkan kini mencapai 11 ton per hari setelah adanya wabah PMK.