Kunjungan Lapangan Sekretariat Wakil Presiden terkait Perhutanan Sosial pada LMDH Wonolestari
Kunjungan Sekretariat Wakil Presiden ke Kabupaten Lumajang didampingi oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Bappeda Lumajang, Dinas Pariwisata, CDK Provinsi - Lumajang, BPSKL JabalNusra, Camat Senduro, Ketua LMDH, KUPS Kripik Pisang, KUPS Batik Damaran, KUPS Siti Sundari, KUPS Sapi Perah. Pemaparan mengenai Perhutanan Sosial oleh Bappeda Lumajang di Kantor Bappeda Lumajang, kemudian dilanjutkan kunjungan lapangan dan diskusi dengan LMDH serta KUPS di Balai Desa Burno. Terkait permasalahan petani hutan yang tidak mendapatkan subsidi pupuk dapat diatasi dengan dua solusi yaitu, petani hutan dapat membuat Poktan baru, atau para petani hutan dapat bergabung dengan POktan yang ada. Sehingga petani hutan bisa mendapatkan pupuk subsidi. Perhutanan Sosial menjadikan ekonomi masyarakat semakin meningkat. Untuk KUPS sapi memiliki 195 orang, dengan total produksi 5.000liter/hari dengan harga rata-rata 6.000 rupiah per liter. Kendala yang dapat terjadi ialah terkait HMT. Dengan bertambahnya ternak yang dimiliki masyarakat dan luas lahan tetap maka ditakutkan jumlah HMT tidak mencukupi. Sehingga jika tidak dibantu oleh pupuk maka produksi HMT menurun. Dapat dikembangkan juga pakan konsentrat, dan pakan dengan teknologi bioglass yang dapat menjadi alternative pilihan. Kunjungan dilakukan di Kripik Pisang dan Batik Damaran. Keterkaitan batik dengan Perhutanan Sosial adalah dari penggunaan bahan alami dari hutan sebagai batik mulai dari pewarna alami dari pohon mahoni hingga bahan alam lainnya.